BUSINESS PLAN MINUMAN MILK TEA "MOYA"

 

BUSINESS PLAN

“USAHA MILK TEA MOYA”


PENDAHULUAN 

Profil Usaha

Nama Usaha                : Moya

Bidang Usaha              :  Produk Minuman

Jenis Produk                : Milk tea

Alamat perusahaan      : Jl. Dg Pawindu – kompleks Bambaru Pasar Selatan

Nomor telepon             : 0812 4361 1495

 

A. Identifikasi Peluang Bisnis

     Indonesia termasuk negara dengan iklim tropis, maka memang berjualan milk tea yang menyegarkan sangat direkomendasikan. Lagipula orang Indonesia sudah terbiasa dengan yang namanya teh. Karena itu menjual milk tea tentu tidak terlalu sulit, jadi disini saya bukan mengenalkan produk yang benar-benar baru, hanya variasi lain dari teh saja.

Sebagai salah satu minuman populer dengan potensi pasar yang cukup luas, milk tea bisa menjadi peluang bisnis menjanjikan yang bisa dicoba. Meski telah banyak yang membuka bisnis serupa di Indonesia, potensi bisnis tersebut masih terbuka lebar. Persaingan antara satu brand dengan brand yang lain masih sangat ketat. Maka dari itu saya memanfaatkan peluang yang ada dengan membuat bisnis milk tea dengan nama brand “Moya”.

B. Penjelasan Produk

            Milk Tea merupakan bisnis personal yang bergerak di bidang minuman dengan bahan dasar teh. Milk tea sudah mulai menjadi produk pangan yg mendunia, banyaknya penikmat minuman ini menjadikan milk tea itu sendiri di produksi baik dari produk rumahan hingga produk pabrikan. Karena banyaknya minat masyarakat akan milk tea ini,saya mencoba untuk turut serta memenuhi kebutuhan itu, dengan membuat usaha milk tea.

Nama brand yang saya gunakan adalah “Moya”.  Moya sendiri diambil dari bahasa arab yang artinya air. Produk ini dikemas dengan mengunakan gelas plastik berukuran 22 oz  dengan enam varian rasa yaitu millk tea Original,Green tea,coklat,vanilla,redvelvet dan taro. Dengan saya menyediakan 6 rasa milk tea yang berbeda ini, saya berharap pelanggan akan terpuaskan dan juga tidak akan bosan dengan varian rasa yang biasanya umum dijual. Bahan-bahan yang saya gunakan dalam pembuatan milk tea ini merupakan bahan-bahan terpilih yang di datangkan langsung dari luar kota tempat saya berproduksi tepatnya di kota Makassar. Akan tetapi walaupun menggunakan bahan pilihan, Moya menyediakan milk tea dengan harga yang terjangkau,berkualitas dan juga dijamin kehigienisan dan kehalalannya.

Saat ini Moya sudah membuka pemesanan dengan sistem Pre order melalui Sosial Media Instagram dan whatsapp. Pemasaran minuman milk tea dilakukan melalui sosial media Instagram dan Whatsapp. Oleh karena itu, banyak dari teman-teman Sosial media yang mengenal Moya dan memesannya. Untuk itu peran Media Sosial dalam pemasaran Produk ini sangat penting. Hal ini membuktikan bahwa minuman milk tea semakin dikenal masyarakat dan semakin disukai banyak pelanggan.

C. LATAR BELAKANG BISNIS

Wirausaha bukanlah hal yang asing lagi bagi mereka yang biasa berdagang. Kuliner merupakan usaha yang seru dan menyenangkan karena ada kepuasan tersendiri apa yang sudah disajikan kekonsumen. Usaha ini dipilih karena untuk memulai bisnis sebagai pemula dinilai tidak terlalu sulit dan modal yang disiapkan pun tidak terlalu besar. Dengan begitu saya bisa menyajikan milk tea dengan kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau dan bersaing. Diharapkan milk tea ini dapat diterima di masyarakat dan sebagai candu di lidah para penikmat kuliner.


D. TUJUAN

1.      Meningkatkan pengetahuan  atau  pemahaman dalam berwirausaha sehingga mampu mewujudkan individu yang mandiri, kreatif, inovatif  dan kompetitif ditengah persaingan global.

2.      Membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya bagi para pecinta milk tea dengan memproduksi minuman yang bermutu tinggi,halal dan higienis.

3.      Memberikan pelayanan yang baik dan santun sehingga dapat memberikan kenyamanan kepada konsumen sehinga para pelanggan dapat bersikap loyal.

E. POTENSI BISNIS

          Potensi dari produk milk tea sendiri sangat terbuka lebar, karena iklim di Indonesia adalah beriklim tropis sehingga sangat cocok untuk membuka usaha milk tea dengan berbagai varian rasa. Selain itu, harga yang saya tawarkan kepada konsumen sangat terjangkau karena bila dilihat dari target pemasarannya sangat luas mulai dari kalangan atas,menengah hingga bawah, mulai dari anak-anak,remaja, maupun orang dewasa.

 

PEMBAHASAN

A.  ANALISIS SWOT

            1. Faktor Internal :

a) Strenght (Kekuatan)

-   Inovasi menu yang bervariasi

-   Melakukan kegiatan promosi secara konsisten

-   Harga yang terjangkau

-   lokasi strategis

           b)   Weakness (Kelemahan)

-          Persaingan dengan usaha thai tea lainnya yang sudah lebih populer di kalangan masyarakat

-          Berubahnya minat masyarakat dengan tren minuman baru lainnya

 

2. Faktor Eksternal :

 

a)   Oportunity (Peluang)

-          Dengan modal yang cukup dan minat pasar terhadap thai tea yang terus meningkat dapat melebarkan usaha dengan membuat cabang yang lebih luas

 

b)       Threat (Ancaman)

-   Banyaknya bisnis sejenis

-   Banyak pesaing yang lebih menarik konsumen

-   Konsumen bosan dengan varian rasa yang terbatas

-   Kurangnya fasilitas yang mempengaruhi kenyamanan konsumen

 

3. STRATEGI  SWOT

STRENGHT

     Mencari inovasi yang sedang disukai     masyarakat

      Menentukan kegiatan promosi yang         cocok

          Pemilihan lokasi yang pas

WEAKNESS

           Tetap mempertahankan kualitas dan    mendesain tempat berjualan agar terlihat menarik

 

Oportunity

     Perlunya penambahan tenaga kerja      mengingat banyaknya konsumen dengan lokasi yang strategis

Threat

    Menambah fasilitas tambahan yang dapat menunjang kenyamanan bagi konsumen

    Membuat desain yang menarik untuk kemasan produk

 

 

B.  PERENCANAAN BISNIS

1. Sasaran dan target pasar

Moya milk tea membidik pasar dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa. Selain itu dengan  penentuan harganya berdasarkan target pasar sehingga cukup terjangkau mulai dari harga Rp. 15.000,- per gelas  dan lokasi yang mudah di jumpai dan proses pembuatan yang cepat sehingga dapat membuat pelanggan senang dan puas dengan pelayanan yang diberikan.

2. Pembiayaan

a) Biaya tetap

-          Kompor gas 1              : Rp.   50.000

-          Tabung gas 1               : Rp.   60.000

-          Listrik                          : Rp. 300.000

Total                            : Rp. 410.000

     b) Biaya variabel

Nama barang

Jumlah

Harga

    -          Air galon

    -          Krimer bubuk                   

    -          Krimer cair

    -          Bubuk redvelvet

    -          Bubuk green tea

    -          Bubuk taro

    -          Bubuk vanilla

    -          Bubuk coklat

    -          Kental manis

    -          Susu full krim

    -          Teh bubuk hitam

    -          Gelas

    -          Sedotan

    -          1

    -          500 gram                

    -          500 gram

    -          500 gram

    -          500 gram

    -          500 gram

    -          500 gram

    -          500 gram                  

    -          2 kaleng

    -          1000 ml                    

    -          1 pack

    -          50 gelas

    -          50

    -          Rp.   5.000

    -          Rp. 15.000

    -          Rp. 15.000

    -          Rp. 75.000

    -          Rp. 75.000

    -          Rp. 75.000

    -          Rp. 75.000

    -          Rp. 75.000

    -          Rp. 25.000

    -          Rp. 15.000

    -          Rp. 50.000

    -          Rp. 50.000

    -          Rp. 25.000

 

Total biaya variabel                                                                    Rp. 575.000

 

c) Total biaya

Total biaya      = Variabel cost + Fixed cost

= Rp. 575.000 + Rp. 410.000

= Rp. 985.000

d) Biaya dan harga per unit

-          Biaya tetap yang dibutuhkan untuk 1 kali produksi

Rp. 410.000 : 6 kali = Rp. 68.400

-          Total biaya produksi yang dikeluarkan per produksi

Rp. 68.400 + Rp. 575.000 = Rp. 643.000

-          Biaya per unit dan total biaya produksi dalam 1 kali produksi yaitu jumlah produksi yang dihasilkan per hari

Rp. 575.000 : 60 gelas = Rp. 9.600

-          Harga jual per gelas Rp. 15.000

e) Modal awal

Modal awal     = total biaya tetap + biaya variabel

                        = Rp. 410.000  + Rp. 575.000

                        = Rp.985.000

 

f) Analisis keuntungan

-          Pendapatan     = MOYA tea yang terjual  x Harga jual = 60 gelas x Rp. 15.000  = Rp. 900.000

-          Total biaya produksi 1 kali produksi  = Rp. 575.000

-          Keuntungan    = pendapatan + total biaya produksi

= Rp. 900.000 + Rp. 575.000

= Rp. 1.475.000

Jadi, keuntungan yang diperoleh dengan menjual 60 gelas Moya dengan harga Rp.15.000/gelas dalam 1 hari Rp. 1.475.000.  Jika dibulatkan dalam 30 hari (1 bulan) jumlah keuntungan adalah Rp. 44.250.000

g) Pengembalian modal

Total biaya produksi  :  laba usaha

= Rp. 575.000 : Rp. 1.475.000

= 2 kali produksi

Jadi, modal akan kembali dalam jangka waktu 2 hari/ 2kali produksi.

 

C. REAL BUSINESS PLAN

1.  Strategi pemasaran

Produk ini memang sudah ada di kalangan masyarakat akan tetapi usaha milktea ini berbeda dengan yang lain, dimana saya  membuat inovasi milk tea  dengan pilihan rasa yang berbeda sehingga menjadi produk baru serta menarik yang dapat bersaing. Mengingat milk tea bukanlah produk baru di Indonesia khususnya di kota Palu maka dari itu saya memiliki peluang usaha dengan menerapkan tahapan-tahapan berikut ini:

a) Pengembangan produk

Strategi pemasaran yang diterapkan dalam segi produk ini adalah dengan mencoba menawarkan 6 varian rasa yang berbeda, yaitu milk tea original,vanilla,coklat,redvelvet,taro,dan green tea. Selain itu dari segi pengemasan juga di jaga kehigienisannya.

b) Pengembangan wilayah pemasaran

Tempat yang saya pilih untuk membangun usaha milk tea MOYA ini berada di Jl. Teuku Umar-kompleks bambaru  pasar selatan. Alasan pemilihan lokasi tersebut karena berada di tempat pasar,akan tetapi pasar tersebut bukanlah pasar yang seperti pada umumnya, pasar ini lebih menyediakan peralatan sekolah dan di sekitar pasar juga terdapat beberapa toko kue tradisional dan modern. Di sekitar jalan ini juga selalu ramai kendaraan berlalu lalang, sehingga hal itu merupakan suatu keuntungan tersendiri dalam membuka usaha milk tea MOYA ini di lokasi tersebut.

c) Kegiatan promosi

Promosi yang menurut saya paling efektif adalah promosi mulut ke mulut, promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga untuk mempromosikan usaha kita, sehingga secara tidak langsung semua konsumen/masyarakat akan mengetahui usaha kita. Dan apabila usaha kita sudah diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang lain untuk membeli produk kami.

Akan tetapi selain menggunakan strategi promosi dari mulut ke mulut saya juga menggunakan strategi promosi dengan memanfaatkan media sosial yang ada sekarang ini seperti Instagram dan Whatsapp.

2. Strategi penetapan harga

            Dalam penetapan harganya saya melihat dari target pasar milk tea MOYA yaitu berbagai kalangan usia, sehingga saya menetapkan harga yang sekiranya cocok untuk kantong para konsumen tanpa menghilangkan kualitas rasa dari produk tersebut.

3) Rencana-rencana Pengembangan Produksi

  •        Menambah varian rasa yang unik akan tetapi enak
  •              Memperbaiki desain produk
  •               Memperluas cabang dari milk tea MOYA
  •               Merekrut karyawan sehingga mengurangi tingkat pengangguran
  •              Memperbaiki desain kedai
  •               Menambah fasilitas yang dapat menambah kenyamanan konsumen seperti WIFI gratis

LAMPIRAN USAHA MILK TEA MOYA

 

LOGO BRAND



 

 VARIAN RASA PRODUK (VANILLA,ORIGINAL,COKLAT,GREEN TEA,RED VELVET DAN TARO)

 

 



GAMBARAN KEDAI



Komentar